
Makassar, September 2025 – Bulan September 2025 menjadi bulan penuh berkah di Pesantren Tahfidzul Qur’an RQIB. Dalam bulan ini, sebanyak enam santri berhasil menuntaskan simaan 5 dan 10 juz Al-Qur’an. Kegiatan yang digelar di Gedung Pesantren Tahfidzul Qur’an RQIB, Telkomas, Biringkanaya, Makassar ini berlangsung khidmat dengan disaksikan para ustadzah serta teman-teman santri.
Santri pertama adalah Putri Aura Alya, santri kelas 12 asal Makassar, Sulawesi Selatan. Putri kedua dari pasangan Bapak Misbahuddin dan Ibu Deasy Ariani Ningsih ini berhasil menyelesaikan simaan 5 juz (juz 21–25) pada 9 September 2025 dan telah menuntaskan hafalan 30 juz. Dengan rendah hati, santri yang akrab disapa Aura yang bercita-cita menjadi ahli gizi sekaligus guru ini berharap hafalannya bisa mutqin dan menjadi saksi di akhirat kelak.
Capaian berikutnya diraih oleh A’alya Natzwa Anggraini Putri, siswi kelas 11 asal Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Putri ketiga dari pasangan Bapak Esrom Deke dan Ibu Rahmi Moh. Daming ini menuntaskan simaan 5 juz (juz 26–30) pada 10 September, kemudian melanjutkan dengan simaan 10 juz (juz 21–30) pada 25 September 2025. Dengan jumlah hafalan 30 juz yang kini telah dituntaskannya, A’alya berharap Allah memudahkan murojaah sehingga hafalannya mutqin. Ia pun bercita-cita menjadi seorang dokter gigi.
Selanjutnya, Shofiyah Izzatunnisa, santri kelas 10 asal Makassar, turut menorehkan capaian. Putri ketiga dari pasangan Bapak Muhammad Jabir dan Ibu Nayati ini menyelesaikan simaan 5 juz (juz 1–5) pada 12 September 2025, kemudian melanjutkan dengan simaan 10 juz (juz 26–30 dan juz 1–5) pada 23 September 2025. Hingga saat ini, Shofiyah telah menghimpun 10 juz hafalan. Santri yang bercita-cita menjadi dokter ini berharap bisa menyelesaikan 30 juz dan senantiasa hidup bersama Al-Qur’an.
Pada 16 September 2025, giliran Annisa Fitra, siswi kelas 12 asal Enrekang, tampil dalam kegiatan simaan. Putri keenam dari pasangan Bapak Mardin dan Ibu Hasnia ini berhasil menuntaskan simaan 10 juz (juz 26–30 dan juz 1–5). Dengan capaian 10 juz yang telah diraihnya, Annisa berharap dapat menyelesaikan hafalan 30 juz dengan mutqin sekaligus memahaminya dengan baik. Cita-citanya adalah menjadi seorang guru.
Beberapa hari kemudian, 17 September 2025, Aisyah Juli Yanti Santoso, siswi kelas 12 asal Malang, Jawa Timur, menyetorkan simaan 5 juz (juz 6–10). Putri sulung dari pasangan Bapak Pendi Santoso dan Ibu Lina Susanti ini kini telah menuntaskan 15 juz. Dengan cita-cita menjadi seorang pengusaha sukses, ia berharap agar hafalannya semakin mutqin.
Terakhir, 19 September 2025, Zulaikha Nurul Adila, santri kelas 12 asal Makassar, menyelesaikan simaan 5 juz (juz 21–25). Putri kedua dari pasangan Bapak Muh. Hatta dan Ibu Nirwana ini kini telah meraih hafalan 30 juz. Zulaikha berharap dapat semakin yakin dalam murojaah hafalan lainnya, sembari menggapai cita-citanya menjadi seorang guru.
Harapan Para Ustadzah
Atas capaian keenam santri ini, muhaffidzaat memberikan apresiasi sekaligus pesan:
“Semoga semua santri bisa istiqamah menghafalkan dan berinteraksi dengan Al-Qur’an. Yang belum menyelesaikan hafalan 30 juz semoga segera disempurnakan, dan semoga semua mendapatkan pahala besar dari Allah. Kami berharap santri lainnya dapat mengikuti jejak mereka bahkan lebih baik lagi.”
Pencapaian enam santri di bulan September ini menunjukkan keseriusan Pesantren Tahfidzul Qur’an RQIB dalam membina santri, tidak hanya untuk menuntaskan hafalan 30 juz, tetapi juga untuk membentuk akhlak mulia dan membekali mereka dengan keterampilan hidup. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus bersemangat bersama Al-Qur’an.
